Butuh banyak pertimbangan sebenarnya, bagi Dev untuk memindahkan Selena ke tempat yang jauh dari keramaian. Akan tetapi, demi menjaga kenyamanan dan nama baik gadis yang sebentar berstatus janda itu, Dev terpaksa melakukannya. Marvin selaku asisten pribadi serta sahabat Dev sampai dibuat terheran-heran. Pasalnya, rumah yang akan ditinggali Selena adalah tempat penuh kenangan manis sekaligus pahit dalam hidup Dev. Entah apa yang ada di pikiran sahabatnya itu. "Kamu yakin nyuruh Selena tinggal di rumah itu, Dev? Apa gak ada alternatif lain?" tanya Marvin memastikan, sebab menurutnya ide tersebut sangatlah tidak masuk akal. "Lagipula, rumah itu udah lama banget gak kamu kunjungin." "Itu satu-satunya cara, Vin. Aku gak mau Selena terusik sama Darwin dan Monica. Setelah apa yang mereka la

