Mobil sport biru melaju membelah jalanan South City. Sesekali si pengemudi mobil itu melirik ke arah kursi penumpang di sampingnya. Terlihat wajah seorang wanita yang begitu kusut sedang menatap ke arah luar jendela mobil. Wajah sendu dengan jejak air mata yang telah mengering pada wanita itu membuat si pengemudi itu sangat khawatir. Apalagi wanita tersebut tidak mengucapkan sepatah kata pun sejak tadi. "Ra, apa kamu lapar? Aku dengar ada restoran Italia yang baru buka di perempatan jalan itu. Apa kau mau mencobanya?" tanya Rey, si pengemudi mobil itu. Rey mencoba menghibur Sierra. Pria itu tahu wanita itu sedang sedih dan kecewa dengan suaminya, Alex. Rey pun juga tidak dapat memaafkan sahabatnya itu. Hari ini ia sengaja tidak masuk ke kantor karena tidak ingin bertemu dengan Alex. Seka

