Bab 51

1845 Words

Nafas Ling Er tidak beraturan. Cairan bening mulai menggantung di kedua sudut matanya. Bibirnya bergetar menahan tangisnya. "Sierra, kamu kenapa?" tanya Rey cemas. Rey melihat perubahan mendadak dalam diri gadis itu. Ia memegang kedua lengan Sierra dan menggoyangkannya pelan untuk menyadarkannya. "Rey … tangkap …," lirih Ling Er seperti berbisik. Rey mengernyitkan keningnya. "Kamu kenapa?" tanya Rey lagi. "Tangkap … tangkap orang tadi, Rey!" teriak Ling Er terbata-bata. Cairan bening yang menggantung di kedua netranya telah luruh. Rey tidak paham maksud Sierra, tetapi ia dengan cepat menekan tombol lift, tetapi sayang pintu lift telah tertutup. Orang tersebut telah masuk ke dalam lift. Rey melihat arah tujuan lift menuju lobi. Ia pun segera menghubungi Mark. "Halo, Mark. Kamu segera

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD