Bab 24

1584 Words

Mansion Keluarga Zhang, North City. Seorang pria muda menggedor-gedor pintu kamarnya dengan kepalan tangannya. "Buka pintunya! Apa kalian tidak dengar, hah?" teriaknya kepada dua orang pria berbaju hitam yang sedang berjaga di depan pintu kamarnya. Dari wajah pria muda itu terlihat ia sedang frustasi menghadapi situasinya saat ini. Sudah hampir tiga jam ia berteriak dan menggedor pintu kamarnya, tetapi tidak ada satu pun yang berani membukanya atau pun menjawabnya. "Dasar sial!" umpatnya. Pria itu adalah Rey Zhang. Sudah tiga hari ia dikurung di kamarnya sendiri sejak ia sampai di kediamannya, tepatnya kediaman ayahnya. Sejak Rey melangkah ke mansion itu dengan dalih untuk menjenguk ibunya, ia disambut dengan sergapan beberapa bawahan ayahnya yang sudah menunggunya kembali. Ia tidak di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD