Bab 21

2444 Words

Ingatan Sierra di dalam diri Ling Er terus memenuhi pikiran gadis itu. Perlahan-lahan Ling Er mengetahui beberapa kejadian yang terjadi di dalam kehidupan Sierra selama ini. Ia memegang kepalanya dan menarik rambutnya dengan erat, menahan rasa sakit yang dideranya. "Apa kamu baik-baik saja, Nak?" tanya Kakek Lee cemas tidak mendapatkan jawaban dari gadis itu. "Aska, panggil dokter cepat!" Aska segera merogoh sakunya, mengeluarkan ponselnya hendak menghubungi dokter pribadi keluarga Lee, tetapi gerakan tangannya terhenti ketika Ling Er melambaikan tangannya. "Ti-tidak usah … aku tidak apa-apa …." ucap Ling Er lirih. "Benar tidak apa-apa?" tanya Alvaro mencoba memastikan. Ling Er mengangguk pelan. Ia mendongak menatap pria tua itu dan tersenyum tipis. "Terima kasih, Kek." Mata sendu pr

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD