Dentingan piano mengalun lembut di dalam mansion Keluarga Lee. Seorang gadis belia dalam balutan gaun selutut berwarna biru langit sedang memainkan kedua jemarinya di atas tuts hitam putih tersebut. Di sampingnya berdiri seorang pria tampan bertubuh atletis sedang memejamkan matanya; menikmati alunan piano yang dibawakan si gadis. Mereka berdua tampak seperti sebuah lukisan yang indah. Tidak jauh dari tempat mereka berada, berdiri seorang pria berwajah sedikit seram karena jarang tersenyum. Pria itu sedang melihat keindahan di depannya saat ini. Pria itu adalah Aska. Kedua mata Aska tertuju kepada gadis bergaun biru langit itu. Tatapannya begitu lembut, berbanding terbalik dengan wajahnya yang bisa membuat orang takut melihatnya. Bukan karena jelek, tetapi karena pria itu memang jarang m

