Chapter 133

3984 Words

Ibrahim dan Abra kini sudah saling berhadapan satu sama lain. Abra yang didampingi oleh kuasa hukumnya yang baru setelah ia memecat kuasa hukumnya yang lama karena merasa tak puas dengan informasi Abra yang selalu dibocorkan oleh pengacaranya tersebut. Beruntung Abra tak melaporkan aksi b***t sang pengacara kepada pihak kepolisian karena sudah melanggar kode etik pengacara.   "Bagaimana Ibrahim? Syarat yang saya ajukan cukup mudah dimengerti,  kan?" tanya Abra kepada Ibrahim yang hanya memandangnya dengan cara meremehkannya. Abra tak suka dengan cara Ibrahim menatapnya, seolah-olah ia datang kemari adalah main-main. "Kenapa? Nilai saham perusahaan kamu turun hingga kamu ancam aku ke polisi jika aku tak mengklarifikasi instaStory, ku?" kata Ibrahim mengulangi ucapan dan syarat Abra kepa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD