Chapter 70

3273 Words

Gadis bangun lebih dulu dari Abra. Ketika ia melihat Abra yang masih tertidur di sampingnya, ia mengulas senyum tak percaya, seolah-olah ia benar-benar telah masuk ke dalam kehidupan Abra saat ini. Ia bergerak menghadap ke arah Abra yang masih tertidur di sampingnya. Diperhatikannya baik-baik wajah Abra dengan seksama, matanya, hidungnya, rambutnya, alisnya, bibirnya dan bulu-bulu halus di wajahnya. Gadis lalu mengingat kejadian kemarin bagaimana ia dan Abra menuntaskan hasrat masing-masing dengan sangat puas. Tak pernah sekalipun Gadis berpikir bahwa ia benar-benar akan terjatuh dalam pelukan seorang Abraham John Frederick. Gadis kemudian bergerak dan menatap langit-langit kamar rahasia yang ada di ruang kerja Abra. Ia mulai memikirkan nasibnya dan nasib Abra kedepannya dan kontrak pern

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD