Dengan kesal Liliana melemparkan tasnya begitu saja di atas kursi ruang tamunya. Kemudian ia menghempaskan dirinya di atas sofa dan memijit kepalanya yang tiba-tiba terasa pening. Ia memandang ke sekitar rumahnya. Sepi. Seperti tak berpenghuni. Lalu liliana bangkit dari kursi tempatnya duduk dan berteriak sekencang-kencangnya. Satpam rumah yang berada di luar rumah tergopoh-gopoh berlari ke dalam rumah. Tiga asisten rumah tangganya yang sibuk di dapur dan belakang rumah, juga tak kalah tergopoh-gopoh masuk ke dalam rumah. Pum begitu dengan Claire yang kaget hingga menjatuhkan hair dryernya, Naomi yang sedang asyik membaca bukupun tersentak, begitupun dengan Maudy yang sedang sibuk dengan kado-kadonya. Ketiga putrinya buru-buru keluar kamar dan melihat Liliana yang tengah memecahk

