"Sedang lihat apa?" tanya Gadis yang memerhatikan Abra dengan seksama. Abra terlihat melihat ke sekeliling mall dan menelusuri setiap sudutnya dari jarak ia berdiri dengan seksama. "Kenapa sih, Mas?" tanya Gadis tak sabar. Ia juga merasa risau tiba-tiba hingga ia ikut mengedarkan pandangannya ke sekeliling dan menjaga tasnya yang berisi gelang mahal kado Maudy itu dengan erat. "Gak papa, sayang, aku cuma kayak tadi sedang lihat karyawanku." kata Abra yang ditanggapi o panjang oleh Gadis. "Siapa?" "Nelly." "Oh sekretaris kamu yang belum menikah itu, kah?" tanya Gadis yang membuat alis Abra naik satu. "Kok kamu sampai tahu kalau dia belum nikah?" lanjut Abra bertanya "Well. Iam just do what I have to do. Incluiding know who close with you when you in office." kata Gadis dengan

