Chapter 120

1131 Words

Andien dan Gadis tiba di Bandara Soekarno Hatta setengah jam kemudian. Karena taksi yang ditumpanginya itu macet di pintu masuk, Gadis memutuskan untuk turun dan berlari masuk ke dalam Bandara meninggalkan Andien yang terpaku heran melihat sikap Gadis. Ya Tuhan demi gantungan kunci! Gadis terus berlari menuju keberangkatan International. Tak dipedulikannya pandangan orang-orang yang menatap ke arahnya. Langkah kakinya semakin kuat menuju lokasi Keberangkatan International. Ia berhenti dan melihat ke layar penerbangan ke London dan statusnya telah boarding. Gadis mencoba melakukan hal gila. Ia mencoba masuk ke dalam dengan meminta ijin ke petugas. Tapi tentu saja hal itu tak mendapatkan ijin sama sekali dari petugas yang menjaga di sana. Gadis mengatakan bahwa ia adalah saudara j

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD