Gadis sedang membaca jurnal-jurnal Akuntansi yang diberikan oleh Abra beberapa hari lalu saat Abra meyakini kalau Ayahnya telah ditipu dan terlalu percaya kepada Akuntannya. Saat ia sedang sibuk membaca jurnal-jurnalnya, sebuah bel pintu rumahnya berbunyi. Gegas Gadis berdiri dari tempat duduknya dan berjalan menuju pintu untuk membukanya. Saat sudah membukanya, Gadis disambut senyuman tampan James juga seorang perempuan muda yang mengulurkan tangannya ke Gadis. Gadis menjabat tangan perempuan itu dengan alis yang naik satu. Tak mengerti sama sekali apa maksud dan tujuan perempuan itu datang ke rumahnya. "Saya Lila, desainer ibu Liliana. Saya dikirim ke sini untuk bertemu dengan anda, Ibu Gadis, kan?" tanya Lila memastikan dan Gadis mengangguk dengan keraguan yang tercetak jelas d

