Chapter 127

1341 Words

Abra, Gadis dan Andien berlari masuk ke dalam rumah sakit dengan tergesa-gesa. Sepanjang mereka bertiga memasuki rumah sakit semua mata memandang ke arah mereka. Abra yang paling depan, sedang Andien dan Gadis berada belakang, mereka memilih berlari pelan-pelan. Naomi mendapatkan telepon dari asisten rumah tangganya pagi-pagi sekali. Sebelum ia mengangkatnya, berulang kali teleponnya berdering sejak semalam, tapi ia sengaja tak mengangkatnya karena ia merasa bukan asisten rumah tangganya melainkan sang Mama yang berusaha menghubunginya, untuk itu ia mengabaikannya, pun begitu dengan Maudy, ia yang masih marah dengan sang Mama sengaja mengabaikan panggilan dari para pekerja yang ada di rumahnya. Hingga keesokan paginya, ponsel Maudy dan Naomi bersahutan berbunyi. Maudy dan Naomi hany

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD