Kenyataan seperti ini membuat Gadis kaget tak percaya. Berulang kali ia melihat ke arah Abra dan gantungan boneka Julietnya yang hilang yang kini terletak di rak dinding. Demi memastikan bahwa pengelihatannya tidak keliru, Gadis berjalan menuju rak tersebut. Tangan kanannya terulur dan ia meraih boneka miliknya tersebut lengkap dengan pohon pemilik penyelamatnya. Gadis menoleh lagi ke arah Abra. "Laki-laki malam promnite itu kamu, sayang?" tanya Gadis menatap Abra dengan tatapan tak percaya sama sekali. Ia sungguh dibuat bingung oleh situasinya saat ini. Dengan perasaan gusar dan tak menentu Abra mengangguk pada Gadis. "Ya Tuhan!" pekik Gadis tak percaya dengan apa yang sedang ia alami. Karena shock, Gadis akhirnya memutuskan untuk duduk sejenak di kursi lalu kembali ia memandang

