Chapter 87

1890 Words

Abra mengajak Gadis makan di restaurant jepang sesuai keinginan Gadis. Padahal, sebelumnya Gadis tak begitu suka dengan sushi dan semacamnya. Tapi kini, setelah Abra memesankan paket Sushi, ia memakannya dengan penuh semangat dan lahap sekali, membuat Abra tersenyum dibuatnya. "Enak!" seru Gadis untuk yang kesekian kalinya. Abra menyantap ayam teriyakinya dengan pelan dan nikmat. Restaurant jepang ini sering ia kunjungi ketika ada klien atau investor dari jepang datang. Abra kembali teringat dengan Matthew, salah seorang yang cukup handal dalam mengelola perusahaannya. Dan kini ia susah mendapatkan orang seperti Matt lagi. "Sayang... " panggil Gadis ke Abra. Abra menatap perempuan yang dicintainya itu dengan senyum saat melihat ada sedikit noda di sudut bibir sang istri. Ser

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD