Chapter 74

1073 Words

"Aku bertemu Samuel, dok." kata Gadis pada dokter yang ada di hadapannya itu. Meski sedikit terkejut, dokter itu sudah tahu kalau hal ini pasti terjadi suatu hari nanti. Gadis menatap dokter di hadapannya dengan kaku, sembari ia terus meremas jemarinya. "Kapan? Di mana?" tanya perempuan paruh baya itu yang kemampuannya sudah tak bisa diragukan lagi "Saat resepsi pernikahanku dengan suami di Bali. Juga saat di perusahaan suamiku." kata Gadis. "Apa yang dikatakan Samuel padamu? " tanya Lanjut. Gadis menggeleng. "Aku lupa. Kadang kala aku mengingatnya, kadang kala tidak." kata Gadis, ia berusaha mengingat apa yang dikatakan Samuel ketika mereka bertemu, tapi ia tak menemukan potongan ingatan itu. "Gadis. Masih ingat alasanmu jadi dokter?" tanya perempuan paruh baya itu lagi. Ga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD