Beberapa menit setelah kepergian Gadis, Andien dan juga Maudy ke restaurant. Setelah kepergian istri beserta teman dan adiknya, tinggal Abra, Naomi dan Hasan di luar ruangan. Hasan masih kesal dengan putri sulung dan putri tirinya itu hingga akhirnya ia memutuskan untuk pergi dari sana. "Papa! Mau ke mana?" tanya Naomi sedikit berteriak. Hasan berhenti dan menoleh sejenak ke arah Naomi lalu memandangnya dengan tatapan malas, ia kemudian kembali melanjutkan langkah kakinya. Naomi menghela napas berat melihat sikap sang Papa yang tetap dingin ke Abra. "Maafin sikap Papa, ya, kak." kata Naomi pada Abra yang hanya ditanggapi senyuman kecil oleh Abra. "Kakak masuk ke ruangan Mama dulu, ya." kata Abra yang ditanggapi anggukan kepala oleh Naomi. Abra kemudian membuka pintu ruang ICU dengan men

