Part 18

1221 Words

Raka POV Aku mengantarkan Adri ke rumah Papa dan mama, sekalian untuk meminta pendapat dan saran apa yang sebaiknya aku lakukan untuk bisa menemukannya. Adri sudah sedikit lebih tenang dan sudah memahami apa yang terjadi. Dia memang anak lelakiku yang pintar. Ada kehangatan ketika menyebutnya anak lelakiku, aku bersyukur atas penantian panjang yang tak sia-sia ini. Hampir 7 tahun mencari bahkan merindukannya, sepanjang itu juga aku tak pernah berhenti berharap. Lihat hasilnya saat ini, untuk ke depannya aku akan mengklaimnya sebagai milikku, dan yang pasti ini terakir kalinya dia menghilang dan meninggalkanku. Sesampainya di rumah mama, mereka telah menungguku di pagar rumah. "bagaimana, Adri?" tanya papa "dari tadi rewel dan tidak mau makan kalau tidak dengan bundanya" Aku membuka p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD