Bab.88 Membuat Masalah Besar

893 Words

  Keduanya berjalan ke depan pintu bangsal, pengawal maju menghentikan mereka, "Bapak butuh istirahat, Nyonya silakan pulang!"   Sasti menatap tanpa ekspresi ke arah pengawal, "Siapa yang menyuruh kalian kemari?"   "Tuan Muda Ketujuh yang memerintahkan!"   "Adik Ketujuh? Kenapa dia menaruh pengawal di bangsal? Bagaimana situasi ayah mertua sekarang?"   "Bapak sangat baik, Nyonya tenang saja, silakan pulang!"   “Keterlaluan! Apa maksud Adik Ketujuh? Tidak bisakah kami menengok ayah mertua ke depannya?" Sasti marah atas perintah pengawal, "Telepon Adik Ketujuh, bilang ada sesuatu yang mau kubicarakan padanya."   “Maaf, kami diperintah Tuan Muda Ketujuh, tidak punya kewajiban mengikuti perintahmu, kamu sendiri yang menelepon!" Pengawal tidak menghiraukan.   Mana ada Sasti punya nomor t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD