23

1096 Words

“Pagi semuanya.” Sapa Killa seraya menuruni anak tangga. “Pagi sayang.” Sahut Dera dan Evan. “Pagi Dek.” Sahut Sam. Killa melangkahkan kakinya menuju ruang makan, di mana kedua orang tua dan kakaknya sudah menunggu di sana. “Duduk sayang.” Ucap Dera seraya menyiapkan sarapan untuk Killa. Killa tersenyum menanggapi Dera, “makasih ma.” Ucap Killa seraya menerima piring dari Dera. “Makan yang banyak sayang.” Ujar Evan, “biar cepet gede.” “Ish papa, ini tuh udah ideal.” Gerutu Killa, “malah kayaknya Via harus diet deh.” “Apaan diet.” Protes Sam, “gak, gak boleh. Gue gak mau punya adek udah pendek, kurus, dekil lagi.” Lanjut Sam menatap Killa dengan pandangan jijik. ‘TAK’ Killa memukul lengan Sam dengan sendok, “kurang ajar lo.” Gerutu Killa pelan. “Emang fakta kan?” Ungkap Sam seray

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD