SEPULUH

1526 Words

Selamat Membaca! Untuk vote dan commentnya silahkan ditinggalkan disini❤ "Tak perlu menunggu dia berbalik untuk mengejar, jika kamu yakin dengan perasaanmu. Maka kamu dipersilahkan untuk mengejarnya terlebih dahulu." - Prìncipe Frìo -     DEVAN memandang Azel yang menunduk di hadapannya, gadis itu terlihat berusaha menahan air matanya agar tidak turun. Gadis itu sudah berdiri selama 5 menit sejak dia masuk ke dalam kamar, Devan awalnya ingin segera memaafkannya tapi melihat gadis itu memasang tampang imutnya membuatnya ingin menjahilinya saja. "Apa?" Devan memandangnya datar, "Kalo ditanya itu dijawab terus liat mukanya, jangan nunduk." Tegur Devan. Sebenarnya Devan menahan tawanya melihat wajah Azel yang terlihat seperti anak kecil dimarahi ibunya. "Azel salah Devan, Azel minta ma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD