Bab 49

1427 Words

“Makan!” ujar Bagas sembari menaruh piring ke atas meja kecil yang ada di samping tempat tidur Zaskiya “—“ Zaskiya bersendekap d**a sembari menatap lurus ke arah depan. Ia enggan untuk menatap wajah Bagas. Kepalanya saat ini penuh dengan cara melarikan diri dari rumah Bagas. Bagaimanapun caranya ia harus bisa keluar dari tempat ini. “Dimakan, Zaskiya!” ujar Bagas sekali lagi “Aku tidak mau.” “Jangan menolak, atau…” “Atau apa? Mau mengancamku lagi, ha? Silahkan mengancamku atau aku tidak akan menyentuh makanan itu sedikitpun. Biarkan anak ini tiada di dalam perutku.” Bagas mengepalkan kedua tangannya mendengar jawaban sinis dari Zaskiya. Ia menarik nafas panjang lalu menghembuskannya secara perlahan. Ia harus bisa menahan amarah karena jika tidak Zaskiya bisa berbuat nekat. De

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD