Zaki terkejut mendengar perkataan Jessica. Untuk pertama kalinya ia melihat seseorang mengundurkan diri dari perusahaannya, bahkan belum sempat bekerja. Orang di luar sana sangat berkeinginan untuk bekerja di perusahaannya, namun Jessica justru mengundurkan diri tanpa alasan yang jelas. “Apa saya tidak salah dengar barusan?” ujar Zaki “Tidak. Bapak tidak salah dengar.” “Saya memang ingin mengundurkan diri. Lebih baik saya cari pekerjaan yang lain daripada bekerja dengan Bapak.” ujar Jessica secara terang-terangan “Apa kamu tidak tahu jika kebanyakan orang di luar sana berebut untuk bisa bekerja di perusahaan ini? Sedangkan kamu sombong sekali. Bahkan belum bekerja satu hari sekalipun.” “Saya tidak peduli.” Jessica mengabaikan perkataan Zaki. Keputusannya sudah bulat. Sekalipun

