Keesokan harinya. Akhirnya Naufal sudah diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit. Karena kondisi Naufal yang belum stabil dia meminta untuk tinggal bersama Cahaya di rumah wanita itu. Naufal menggunakan kesempatan itu untuk mengambil hati istrinya. “Kak Naufal yakin tinggal di rumah Cahaya?” tanyanya dengan tatapan sulit diartikan “Memangnya kenapa? Kamu keberatan?” “Bukan begitu, kak.” “Terus?” “Em…” Cahaya menggantungkan perkataannya. Ia menggaruk hidungnya sembari berpikir jawaban yang tepat. “Kalau merasa keberatan lebih baik nggak usah. Kalau gitu aku akan pulang ke rumah!” ujar Naufal “Jangan, kak!” Cahaya mencegah suaminya ketika ingin berdiri. Ia tidak keberatan namun merasa kurang nyaman dengan keberadaan Naufal di rumahnya. Cukup lama tinggal sendiri membuat C

