“Di mana Cahaya?” gumam Farah Farah mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Cahaya. “Nggak lama kok antrinya. Masa iya Cahaya tega ninggalin aku sendirian?” Farah berjalan menyusuri mall tersebut sembari mengedarkan pandangannya mencari Cahaya. Namun tidak lama ia melihat sepupunya bersama seorang anak kecil dan seorang laki-laki. Farah menyipitkan mata untuk memastikan jika ia tidak salah lihat. “Iya. Itu beneran Cahaya!” “Ngapain dia di sana? Dan siapa laki-laki dan anak kecil itu?” gumam Farah Farah berjalan menghampiri sepupunya. “Cahaya!” panggilnya Namun sayangnya Cahaya tidak mendengar karena dia sedang berbicara dengan laki-laki itu. Nada bicara Cahaya terlihat kesal membuat Farah bertanya-tanya. Ia berdiri di samping Cahaya tanpa perempuan itu sadari. “Kamu giman

