Malam harinya Brugh Naufal menjatuhkan tubuhnya ke atas tempat tidur setelah seharian bergulat dengan pekerjaan kantor. “Huhh.. Alhamdulillah.” rasanya begitu lega ketika berhasil merebahkan tubuhnya untuk istirahat sejenak. “Eh,” Naufal sedikit menegakkan tubuhnya karena merasakan seseorang menyentuh kakinya, dan ternyata istri tercintanya yang melakukan. Cahaya melepas sepatu serta kaos kaki yang dikenakan suaminya. “Nggak usah, sayang! Mas bisa melakukannya sendiri.” ujar Naufal “Mas Naufal baru pulang?” Bukannya menjawab pertanyaan suaminya Cahaya justru balik bertanya. “Iya, sayang. Tubuh mas lelah sekali hari ini.” “Tetap jangan lupa bersyukur atas kesibukan hari ini.” Naufal tersenyum menanggapi perkataan istrinya. “Mau disiapin air hangat?” tanya Cahaya “Nanti saj

