Bab 81

1433 Words

Cahaya terlihat frustasi karena Naufal terus menggodanya tanpa mau memulai. Ia sudah tidak bisa menahannya lagi. Mata Cahaya terlihat sayu, bahkan menginginkan lebih dari sentuhan Naufal. “Mas…” lirih Cahaya dengan suara serak “Sabar, Cahaya menggelengkan kepalanya. Ia sudah tidak bisa untuk menahan, apalagi menunggu lebih sayang!”lama. “Lakukan sekarang, mas!” pintanya dengan memohon “Baiklah. Mas akan melakukannya.” Naufal menarik selimut untuk menutupi tubuh keduanya, dan… “Akkhhh..” pekik Cahaya sembari mencengkram punggung Naufal dengan cukup kuat Naufal dan Cahaya tersenyum puas sekaligus merasa lega secara bersamaan. Keduanya saling menatap dengan tatapan sayu. Kali ini Naufal akan bermain dengan pelan dan hati-hati karena takut melukai buah hatinya. “Mas akan melakuka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD