Beberapa bulan kemudian. Tidak terasa kandungan Cahaya sudah memasuki bulan ke empat. Yang tadinya perut Cahaya terlihat rata sekarang terlihat buncit. Tubuh Cahaya semakin berisi dan cantik. Aura wajahnya memancarkan kecantikan yang tidak dimiliki wanita hamil lainnya. Cahaya menatap pantulan tubuhnya dari cermin di hadapannya. Ia memutar tubuhnya ke samping kanan dan ke kiri sembari tersenyum manis. Kandungannya semakin besar membuatnya merasa gemas dengan dirinya sendiri. Cahaya mengelus perut buncitnya sembari bergumam. “Alhamdulillah, empat bulan ini Allah menjaga kesehatan kita, sayang.” “Kamu sehat-sehat di perut Ibu, ya. Ibu selalu menjaga kesehatan agar kamu tetap sehat.” Rasa bahagia yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Ia harus bersabar selama lima bulan lagi

