“Pakai ini!” ujar Naufal Cahaya menerima pakaian yang diberikan Naufal untuknya. Ia bergidik ngeri melihatnya. Cahaya menatap suaminya dengan tatapan tidak percaya. Pakaian yang diberikan suaminya begitu terbuka, dan pastinya terasa kurang nyaman ketika dipakai. “M-mas Naufal yakin memberikan baju ini?” “Iya. Ada yang salah?” “Ini terlalu terbuka, mas. Cahaya kurang nyaman memakainya.” Naufal memegang kedua lengan Cahaya sembari menatapnya lekat. “Bukankah hal wajar jika mas meminta kamu memakai pakaian seperti ini?! Menyenangkan suami adalah kewajiban seorang istri.” “Cahaya tahu, mas. Tapi…” “Sstt..” Naufal mengarahkan jari telunjuknya ke arah bibir Cahaya membuat wanita itu menghentikan ucapannya. “Pakai saja, sayang! Mas tunggu di sini.” Cahaya mengangguk sembari ters

