Ceklek Naufal membuka pintu dan ternyata yang seseorang itu adalah sahabatnya sendiri, Rifki. Dan… Bugh “Aakkhh..” pekik Rifki “s**t! Kenapa kamu memukulku?” ujar Rifki sembari memegangi pipinya yang terasa sakit Ketika Naufal membuka pintu Rifki langsung mendapat hadiah pukulan darinya. Rifki tidak menyadari kesalahannya. Ia justru bertanya-tanya akan hal itu. “Apa kamu tidak melihat pukul berapa sekarang, ha?” desis Naufal dengan tajam “Aku tahu.” dengan enteng Rifki menjawabnya, hal itu membuat Naufal semakin kesal. Naufal mengangkat tangannya siap memukul wajah Rifki namun sebelum hal itu terjadi ia menahannya terlebih dulu. “Tunggu, jangan marah dulu! Gue kesini karena ingin memberikan barang lo yang ketinggalan.” ujar Rifki dengan wajah sedikit ketakutan Rifki masih menya

