Bagian 48 "Alhamdulillah, terima kasih karena kalian sudah maafin Mama. Mama minta jangan tinggalin Mama sendirian di sini ya. Kalian nggak usah pulang, soalnya Mama kesepian di sini. Mama mohon ya," pinta Mama, ia memohon agar kami tidak jadi pulang ke rumahku. "Maaf, Ma. Kami harus pulang, soalnya Aira ada urusan lain." Sebenarnya selain ingin menenangkan diri, aku juga akan mengecek toko roti. Biarpun selama ini aku memantaunya dari jarak jauh, tapi aku merasa perlu untuk mendatanginya sekali-kali. Sejauh ini, memang semua terkontrol dan berjalan dengan baik. Tetapi aku ingin mengeceknya secara langsung agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Aku perlu mengantisipasinya. "Itu artinya kamu belum ikhlas maafin Mama, iya kan?" Mama bertanya dengan ekspresi wajah kecewa, karena a

