REASON #10

1371 Words

〰〰 Sebenarnya aku tlah berharap, kukan memiliki dirimu selamanya. 〰samsons 〰〰 Satu hari sebelum pernikahan berlangsung, Axel datang kerumah untuk meminta doa restu pada kedua orangtuanya. Tapi bukan hanya itu tujuan Axel pulang, ia ingin berbicara empat mata dengan Alex. Wajah Axel yang terlihat membiru membuat Binar kalang kabut. Ia tampak cemas dan sempat menitikkan airmatanya. "Kamu beneran nggak apa-apa, Ax?" tanya Binar sambil menangkup kedua pipi Axel. Axel hanya menggeleng pelan dan memejamkan matanya, menikmati sentuhan lembut sang Bunda yang selama ini ia rindukan. "Siapa yang bikin kamu babak belur kayak gini?" Sepertinya Binar tak terima dengan keadaan Axel yang terlihat parah. Tapi Axel berusaha menenangkan wanita paruh baya itu. "Mom, aku beneran nggak apa-apa. Aku kesin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD