“Kau tak akan pernah tahu kapan kau harus berhenti berusaha.” – Aoi Kazawa. Shibuya, Tokyo Aoi berdiri menyandarkan dirinya di dinding ruangan bar. Wanita itu memakai hem biru kotak-kotak dan celana jeans ketat yang menutupi kaki jenjangnya. Ia telah menunggu seseorang yang masih menyesap alkohol di meja bartender. Tiba-tiba dentingan kaca terdengar dari arah tempat itu, membuat mata Aoi segera waspada. Seakan ada hal yang harus ia lindungi, perempuan yang tampak berumur dua puluh tahunan itu bergegas sambal meraih stunt gun di sakunya. “Aku tak apa, Aoi.” Lelaki yang baru saja meletakkan gelas birnya di meja bar. Ia mengulum senyum. Menatap orang yang di hadapannya tampak baik-baik saja, Aoi menghela napas lega. “Minumlah bersamaku, jangan hanya berjaga di sana,” ucap Is

