Part 43-- Hati Wanita

1086 Words

“Apakah hati wanita memang sulit dibaca bahkan dengan kemampuan super pun?”—Rei Harold.   . . .   Napas Rei tersengal. Mata lelaki bersweater abu itu tampak menoleh ke kanan dan ke kiri. Padahal, ia sudah berusaha berlari sekuat tenaga, tetapi dirinya sama sekali tak menemukan keberadaan Runa. Beberapa suara robot yang memasarkan diskon musim dingin terdengar jelas di telinga Rei. Lelaki itu berusaha fokus pada kemampuan ‘mendengar’nya. Paling tidak, dia berharap bisa mendengar suara Runa atau hela napasnya. Sayang, kemampuan itu gagal memberi petnjuk.   Kini, Rei berdiri tegap. Beberapa saat dia memejamkan indra penglihatannya. Saat lelaki itu membuka mata, di pupilnya terbayang pemandangan, orang-orang, dan benda apa pun dalam jangkau lima meter. Tatapan Rei nyalang. Satu per sat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD