48. Keputusan Sidang Keluarga

1502 Words

Semua mata tertuju pada Amelia dengan wajah penuh tanda tanya. Suami Amelia mematung di tempatnya karena ditatap tajam oleh Subianto dan Arsyila secara bersaman. Amelia sadar, lantas mengaktifkan pengeras suara. Tentu tujuannya agar mereka mendengar apa dan bagaimana Prita saat berbicara. "Hai! Kenapa kamu yang angkat! Di mana Mas Arsa!" Suara kasar Prita membuat Arsa merah padam. Ia tidak berani mengambil paksa ponsel miliknya saat ada papa dan sang kakak. Mereka berdua pasti akan langsung menghajar Arsa habis-habisan. Bukan menghajar secara fisik melainkan dengan ucapan juga tudingan yang menjatuhkan mental. "Mau bicara dengan suami saya?" "Iya! Berikan ponselnya pada Mas Arsa!" "Kalo boleh tahu, apa yang Anda ingin bicarakan? Biar nanti saya sampaikan. Perempuan sudah tahu suami or

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD