29. Mengungkit Masa Lalu

1476 Words

"Kita melakukannya suka sama suka. Aku pilih istriku! Aku memang khilaf saat menjalin hubunhan denganmu. Hatiku kosong saat ini, tapi setelah melihat perjuangan istriku yang tetap mempertahankan rumah tangga, aku jadi malu. Maaf, hubungan ini harus berakhir!" Laki-laki itu memutuskan sepihak hubungan itu. "Mas ... kamu harus menikahi aku. Aku hamil anakmu." Wanita itu masih saja mengoceh perihal ketidakterimaannya diputuskan secara sepihak oleh pihak laki-laki. Suara tetatangga Amelia yang membuka pintu sore ini terdengar jelas di telinga wanita yang saat ini diam mematung. Hatinya sangat kacau saat ini. Sakit, luka, tetapi tidak berdarah sama sekali. Mendadak Amelia meneteskan air matanya. "Kamu baik-baik saja?" tanya Arsa yang entah sejak kapan berada di sebelah Amelia. Amelia segera

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD