Amelia mengernyitkan dahi saat mendengar ucapan laki-laki yang kini tampak mengusap kedua matanya. Apakah Arsa benar-benar menangis? Entah, Amelia tidak lagi bisa percaya pada sosok yang kini mulai melajukan mobilnya. Sudah sangat lama Amelia tidak naik mobil milik sang suami. Sudah banyak yang berubah rupanya. Bagian belakang mobil ini banyak sekali barang. Amelia melongok ke arah belakang sambil menggendong Aron. Matanya tertuju pada sebuah pakaian khas dinas malam milik seorang wanita. Jelas itu bukan miliknya. Amelia tidak pernah mempunyai baju seperti itu sejak melahirkan kedua anak kembarnya. Bentuk tubuhnya yang tidak lagi seksi membuat Arsa enggan membelikan baju dinas malam. Diam-diam Amelia mengambil baju itu dan memasukkannya ke dalam tas. Arsa tentu tidak tahu sama sekali.

