Seluruh tubuh Arsa gemetar saat ini. Arsyila kini berada di depan sang adik. Wajah suami Amelia tampak pucat pasi saat ini. Rahasianya terbongkar kali ini. "Jadi, rupanya ini benar adanya?" Arsyila merebut akta nikah milik sang adik. "Kamu!" tuding Arsyila dengan wajah geram pada Arsa. "Mbak, a-aku bisa jelaskan," kata Arsa yang seolah tidak masalah jika menikah lagi. "Apa yang mau kamu jelaskan. Akta nikah ini sudah membuktikan semua. Aku paham sekarang, kenapa Amelia memilih menyerah. Rupanya, anak kebanggaan Mama dan Papa telah menyakitinya. Ya, dan aku baru sadar sekarang. Luar biasa sekali kamu menyembunyikan semua ini dari kami," sindir Arsyila tajam pada sang adik. Arsyila langsung keluar dari kamar sang adik. Ia geram bukan kepalang. Sebenarnya tujuan datang ke rumah ini adala

