Bab 46(done)

1306 Words

Bandung... Udara sore di Kota Kembang saat ini begitu dingin, siapapun engan untuk keluar rumah. Alina adalah salah satu dari mereka yang tak keluar rumah dan hanya menemani putranya. Alina belakangan ini memilih menjadi guru les komputer di rumah yang membuatnya lebih banyak waktu untuk sang putra. Baru saja dia berniat untuk merebahkan tubuhnya di karpet bulu andalan, suara ketekunan pintu menyapa gendang telinganya dengan manja. Alina berpikir bahwa itu adalah Nadia yang baru pulang bekerja. Tak menunggu waktu lama, gadis itu bangkit dan langsung menuju pintu karena memang dia sedang menunggu Nadia untuk makan bersama. "Selamat sore Bei---- eh?" "Sore." Saat membuka pintu, dia malah menghentikan ucapannya karena bukan Nadia yang berdiri di sana, melainkan seorang pria dengan pakaia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD