Devan baru saja selesai dengan pekerjaannya, kini saatnya baginya untuk pulang. Tiba - tiba Lita masuk sambil membawakan sebuah undangan. "Dev, maaf aku baru saja sempet memberikan ini. Aku lupa dan tertumpuk di berkas lain," ucap Lita. "Oh, tidak apa - apa. Aku sudah diberitahu secara langsung oleh Adit," jawab Devan santai. "Oh iya, kamu kan begitu dekat dengan Adit ya? Aku hampir lupa. Sedangkan aku dan dia sekarang sudah jauh. Adit sudah sibuk dengan calon istrinya," balas Lita. "Besok kamu akan pergi dengan siapa?" tanya Devan seketika. "Entahlah, nanti paling bareng teman - teman seperti biasanya, aku saja malah belum membeli hadiah," jawab Lita. "Sama kalau begitu, aku juga belum membeli apapun. Belum sempat, bagaimana kalau kita beli sekarang?" tawar Devan. "Ayo," jawab Lita

