"sekarang aku tidak merasa aman. aku pringati, jika mama kamu berulah dan membuat tuan Sean tidak percaya sama aku, aku akan membunuh mama kamu, karena aku menganggap kalau mama kamu adalah suatu yang menjadi halangan jalan hidupku kedepannya menuju kesenangan. Aku tidak mau ada orang yang berani mencoba untuk menghalangi Hal yang membuatku senang, sekalipun itu Mama kamu, itu akan menjadi target untuk Aku bunuh. "ujar Egi penuh ancaman, membuat kedua mata Shela langsung menatap Egi dengan Tatapan yang terlihat begitu sangat terkejut serta penuh amarah, terlihat sangat jelas kalau kedua mata Shella sangat merah . dengan kasar Shella menghentakkan tangannya, hingga cengkraman tangan Egi yang begitu sangat kuat di pergelangan tangannya terlepas begitu saja. Shella mengabaikan rasa sakit d

