Aku terbangun pagi-pagi sekali karena mendengan suara piring yang mulai dibersihkan dan diletakkan pada tempatnya. Itu Ibuku. Ibu memang terbiasa bangun pagi hari dan membersihkan rumah. Menurutnya, pagi adalah waktu yang tepat untuk membersihkan rumah. Aku turun dari kasurku dengan sedikit melompat dan membuka pintu kamar kemudian berjalan ke arah dapur dan melihat Ibuku yang sedang mencuci piring di sana. Aku berlari kecil menghampirinya dan memeluk kakinya. “Bella, sudah bangun, Nak,” ujar Ibu. Aku mendongakan kepalaku dan menatapnya. Kemudoan menganggukan kepalaku. “Ibu sudah buatkan kamu s**u. Ada di meja makan. Kamu minum dulu, ya,” titah Ibu. Aku menurutinya dan kemudian berjalan ke meja makan untuk meminum s**u yang sudah disiapkan oleh Ibu. Hari menjelang sore. Aku sudah m

