Usai kegiatan belajar mengajar, kelas pun bubar dan para murid TK sudah berhamburan keluar kelas menemui orang tua mereka masing-masing, namun hal itu sepertinya tidak berlaku pada Farhan. Anak itu masih duduk di kursinya dengan tertib, seolah tidak menyadari bahwa kelas sudah usai dan teman-temannya sudah pergi meninggalkan ruang kelas. Sarah sedari tadi masih menunggu pergerakan Farhan yang berdiam diri di kursinya. Sarah pun bangkit dari duduknya dan berjalan menghampiri Farhan. Ia berjongkok di hadapan anak kecil itu dan mulai menyentuh bahunya. “Farhan,” panggil Sarah lembut. Tak ada jawaban apapun dari anak itu. Sarah pun kembali menyentuh bahu Farhan dengan gerakan sedikit keras untuk menyadarkan anak itu bahwa kelas sudah usai. Sarah melihat mata Farhan, tatapan menatap lurus ke

