Bab 17.

1216 Words

“Kau pasti terkejut, jujur aku juga terkejut. Apa aku perlu minta maaf untuk itu?” Mendapat pertanyaan seperti itu justru membuat Kyomi semakin salah tingkah. Wajahnya semakin merona merah bak kepiting rebus yang siap santap. Dan sekedar informasi, itu kecupan pertama yang dia terima dari orang lain selama dia hidup. Sejauh ingatannya, hanya ayah dan ibunya yang pernah mengecup. “Tidak.. tidak.. kau tidak perlu meminta maaf itu kecelakaan.” Kata Kyomi sembari menggelengkan kepala. Kyomi yakin Kanaka tidak sengaja melakukannya. Pria itu mungkin terkenal sebagai pria yang suka bergonta-ganti pasangan. Tapi Kyomi yakin jika Kanaka bukan orang m***m yang selalu memanfaatkan kesempatan untuk mencuri sesuatu dari seorang wanita. Kanaka mengangguk membenarkan ucapannya. “Ya, kecelakaan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD