Setelah pulang sekolah yang hanya latihan untuk wisuda itu akhirnya Hana sudah berada di butik tante Dewi bersama seniornya itu, terlihat sepertinya seniornya itu kelihatan sedang sibuk karna sejak ia berangkat selalu saja Mukhlis hilir mudik menjawab panggilan telpon. Sepertinya Mukhlis terlihat tidak menginginkan pernikahan ini juga tetapi mengapa ia tak ingin membatalkan nya. "Kak," panggil Hana yang sudah dengan gaunnya sedangkan Mukhlis tengah sibuk menjawab telpon. Jika seperti ini terus Hana bisa lelah hanya memperhatikan Mukhlis menjawab telpon. Mukhlis menjauhkan telpon nya, "Sebentar ya sayang," balas Mukhlis pada Hana lalu kembali mendekatkan telponnya pada telinganya dan sibuk menjawab telpon. "Iya, maksud saya harusnya di tarik aja jika tidak seperti itu takutnya nilai sah

