Semilir angin berhembus lembut di antara dedaunan dan ranting pepohonan yang ikut bergoyang seirama dengan hembusan angin. Lalu lalang kendaraan juga terlihat ramai, silih berganti. Nana duduk di salah satu bangku yang menghadap langsung di depan ar mancur tengah taman. Mereka memutuskan untuk duduk di sana setelah berkeliling sebentar guna mencerna makanan. "Nih Na, biar segeran dikit" ucap Dila memberikan sebotol air mineral dingin kepada Nana dan diterima dengan senyuman "Makasih Mbak Di" "Sama-sama, minum gih" ucap Dila "Ada yang mau kamu ceritain kah?" tanya Dila setelah mereka meminum air mineral tersebut seteguk "Ada Mbak" jawab Nana dengan menundukkan kepalanya "Apa? Hm" Nana terdiam, dia jadi sedikit grogi dan dilema. "Sebenarnya..." "Nana mau berhenti konsul Mbak" ujar Na

