“Terima kasih atas kerjasama kita, semoga segera ada jawaban dari Anda. Pak Jaka” ucap Jack sambil menjabat tangan Jaka Mereka berada di pelataran lobi kantor. Banyak karyawan Jaka yang penasaran dan melirik dua orang dengan aura ‘Bos Besar’ yang seolah terpatri dan melekat pada keduanya “Saya mengerti” Jack dan rombongannya segera masuk ke dalam mobil dan melesat pergi. Jaka dan Dewa masih berdiri di sana dan melihat mobil yang ditumpangi Jack keluar menuju jalanan di depan bergabung dengan kendaraan lainnya. “Gilaa!! Bang kenapa gak langsung tanda tangan aja tadi. Jarang-jarang perusahaan segede itu mau menanamkan saham ke sini” gumam Dewa yang sedari tadi menahan komentarnya Jaka hanya diam dan kemudian berbalik masuk “Eh Bang!!” Dewa segera menyusul Jaka yang sudah berjalan lebi

