Byuuur!!! Luna terkesiap karena merasakan tubuhnya basah oleh air dingin. Ingatannya langsung buyar berganti dengan pemandangan sosok wanita berambut kriting yang sedang menyilangkan tangannya di d**a. "Aku memerintahkanmu untuk membersihkan kamarku bukan melamun!" "Ma-maaf Emely. Aku akan bersihkan sekarang, " lirih Luna mencoba mengambil kesadarannya kembali. "Selama kamu belum diresmikan oleh King, jangan panggil namaku!" teriak Emely mendorong tubuh Luna sampai terhuyung. "b***k pemalas!" lanjut Emely mengumpat. Plaaaak!!! Lagi, pipi Luna yang hanya dilapisi kain hitam tipis itu terasa panas karena tamparan Emely. "Jangan berlagak kamu di sini!" Setelah merasa puas, Emely melenggang santai. Wanita itu tersenyum puas dan menyerigai dalam hati. 'Takkan kubiarkan kamu m

