Ketukan pelan terdengar di pintu. Semua kepala menoleh. Matteo yang berdiri paling dekat segera melangkah membuka, dan dua sosok berdiri di ambang pintu. Leon menggenggam erat tangan Ellise, sementara tatapan matanya tertuju langsung pada Alvaro yang masih duduk di tepi ranjang, memegang tangan Arielle. Alvaro menegakkan punggungnya. Wajahnya berubah waspada, namun tangannya tetap tak terlepas dari jemari Arielle. Ia menatap Leon tanpa berkata apa pun. Massimo, yang berdiri di sisi kanan ruangan, memperhatikan semua itu dengan pandangan rumit. Untuk pertama kalinya, ia menyaksikan Alvaro De Luca—pria yang bahkan bisa membuat lawan bertekuk lutut hanya dengan satu tatapan—berlaku begitu lembut, begitu jinak, di hadapan seorang wanita. Wanita itu tak lain adalah Arielle. Di dalam hati Ma

