Part 27. Kutukan

671 Words

Swift membuka matanya dengan nafas memburu. Bola matanya bergerak gelisah, tak tentu arah. Hingga bola matanya bertubrukan dengan iris sebiru langit yang menenangkan. "Kauu..." Swift tidak dapat berkata-kata lagi melihat pria yang sedang bertatapan dengannya. Pria yang tampak familiar baginya. Senyuman manis terbit di bibir merah pria itu. Ia menunduk dan mengelus puncak kepala Swift dengan lembut. "Tenang saja. Aku tidak akan seperti mereka, sugar." kata pria itu. "William..." lirih Swift. Yah. Pria bermata biru menenangkan itu adalah William. Pangeran William dari Kerajaan Franklyn yang berdarah Vampir. "Ya, sugar?" "Apa maksud dari mimpiku tadi? Aku bingung." "Itu bukan mimpi, sugar. Tapi itu ingatanmu yang tersegel dan sekarang segel itu sudah terlepas. Kamu sudah mengingat se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD